Showing posts with label Curahan Hati. Show all posts
Showing posts with label Curahan Hati. Show all posts

Monday, August 13, 2018

Penulis Unknown

Kumpulan Kata Romantis Ungkapan Hati Rindu Kekasih


Kumpulan Kata Romantis Ungkapan Hati Rindu Kekasih. Inilah kata mutiara romantis ungkapan hati rindu terbaru yang terangkum dalam kalimat-kalimat indah kata mutiara romantis paling populer terbaru saat ini.

Kumpulan Kata Romantis Ungkapan Hati Rindu Kekasih

Andai sahabat mempunyai harapan, keyakinan akan kembalinya sang kekasih dalam kehidupan yang lebih indah ataupun perasaan galau yang menancap dalam hati, percayalah Tuhan lebih tahu jalan hidup yang lebih baik untuk semua hamba-NYA. Jangan pernah menyerah dengan jalan hidup yang kamu jalani karena susah-senang, kaya-miskin itu semua adalah sekedar ujian di dunia yang fana ini.

Nikmati kata romantis ungkapan hati ini :



Aku telah menciptakan negeri dalam duniaku, membangunnya dengan harapan yang begitu menjulang.
Lengkap dengan mercusuar yang kugunakan untuk mengintai segala kemungkinan di dunia nyata.
Kau akan merasa seperti memasuki dunia baru, dunia yang berakar dari gagasan-gagasan besar untuk dilakukan.
Gagasan yang berpangkal di petak kecerdasan. percayalah ...
Segala yang mustahil akan berhasil--aku tidak sedang gila.

Inikah warna kematian?
Tikaman-tikamannya melepuhkan keyakinan.
Lalu kau dan keadaan bersubahat untuk membunuhku.
Menancapkan gelisah dan bimbang pada bibir-bibir mimpi.
Sungguh aku tak mampu mengukur tebalnya gelap yang berusaha disiramkan pada mata bahagiaku.

Malam telah memyembunyikan purnamanya dari mataku yang merana.
Kini sunyi tersenyum dalam bilik yang kudiami.
Lengkap sudah penderitaan ketika gelap-lembab mengeksekusiku dengan barisan rindu.
Ia mengokang senapan ke arahku dan membidikkan peluru-peluru kenangan lalu.
Aku melambung, mencapai limit lalu terhempas.
Di jatuhku yang kuingat hanya aroma tubuhmu yang setara dengan harum kelopak-kelopak yang membuka hasratnya untuk kumbang.

Ini malam kesekian yang berusaha membuat kesabaranku berdenyut karena rindu telah terdampar dalam tempurung kepalaku. Sungguh ... penantian ini membuatku gila.

Aku hanya pejalan kaki yang terkadang mampir lewat.
Sesekali menulis karena pikiran sedang tipis.
Maaf jika kutinggalkan jejak paragraf yang diburu kejamnya kadaluarsa.

Sungguh! ada debar dalam dada tapi sayang aku lupa hitungan.
Jujur... ini adalah hangat yang sedikit sesat.
Seperti badai bertandang tanpa diundang.
Menyapu kesucian dan menyebabkan kerusakan yang berkepanjangan.

Di balik tobong ini aku adalah halte yang menampung jutaan petualang, pejalan kaki atau mereka yang sekedar numpang lewat lalu berteduh di bawah mata bulatku.
Tubuh dan ekspresi mereka menceritakan beraneka-warna kisah.
Dari keluh-kesah hingga jutaan desah.
Kini semua bertakung menjadi sum-sum dalam relung.



Sahabat Sajak dan Puisi yang tercinta, dari beberapa kumpulan kata romantis ungkapan hati di atas silahkan kamu menciptakan kalimat romantis puitis terbaru yang bisa kamu ciptakan dari pengalamanmu dengan sahabat atau kekasih dan bisa kamu share di blog Sajak dan Puisi agar tulisan atau karya indahmu bisa dibaca oleh semua sahabat dari seluruh penjuru kota di Indonesia.

Saturday, May 27, 2017

Penulis Unknown

Kumpulan Sajak Puisi Romantis Keren Remaja Jatuh Cinta


Kumpulan Sajak Puisi Romantis Keren Remaja Jatuh Cinta. Saat remaja adalah masa terindah yang sulit dilupakan buat seseorang. Saat jatuh cinta, saat mempunyai teman karib yang selalu ada dalam suka maupun duka adalah masa yang kemungkinan seseorang pasti akan mengalaminya. Mengenang seseorang yang pernah mengisi hati kita entah itu sebagai sahabat, pacar, teman main sangat asyik ditumpahkan lewat kata romantis berupa sajak, puisi dll. Ada juga kata romantis yang ditulis oleh sahabat yang menggambarkan kesedihannya. Berikut ini adalah beberapa tulisan romantis yang dikemas lewat puisi cinta, sajak romantis yang ditulis oleh sahabat Kumpulan Sajak dan Puisi.

MASIH MENCINTAIMU
Masihkah engkau menyimpan kenangan kita diantara riuhnya tetesan hujan yang menciumi gersang rindu bumi
Sungguh aku ingin menjadi bumi walau aku tahu aku hanya udara yang kau lewati tanpa kau rasa

UNCLAIMED FEELING
Hitting the most beautiful something
A pleasure called longing
Promises endless power like a king
You put my heart on the swing
I really want to meet
Why the time doesn't fit?
Standing on the heat
I trapped in the end of my wit
you got your flawless victory
Leave me crying teary
You ignore me without worry
Now, I’m in the state of sorry




LONGING
malam ini aku ingin memelukmu dan melupakan perbincangan rindu yang berhasrat menelanjangi seluruh perasaanku

KAU
Mari kita membaca cinta lewat tetesan hujan atau mengurai rindu yang kusut oleh pertemuan.
Sunguh aku lelah menintakan harapan dan berlembar ingatan hanya menjadi sejarah purba yang hanya mampu diterjemahkan lewat tulisan alam

SEJUMPUT KATA BUATMU
Dear, ini bukan karya sastra karena tidak butuh waktu lama untuk menyelesaikannya
Ini juga bukan hasil licentia poetica karena aku bukan penyair yang mampu memanipulasi kata
Ini hanyalah sejumput kata yang kupungut dari khayalanku tentangmu
Tentang lelaki yang tak berani aku tatap siang tadi
Tentang lelaki yang menimbulkan debaran keras
Dan aku hanyalah karang yang pasrah dilabrak gulungan ombak
Sungguh bercumbu dengan kata hanya satu-satunya yang mampu aku lakukan

Kamu pandai merangkai kata-kata dan suka menulis sobat? Silahkan kirim karya sastra Anda melalui form DI SINI, tulisan bisa berupa Sajak, Cerpen, Puisi. Agar tulisan cepat dimuat dalam situs Sajak dan Puisi ini silahkan sertakan juga foto Anda.





Wednesday, January 25, 2017

Penulis Unknown

SESOBEK KERTAS


SESOBEK KERTAS
(Kita dan Pelangi dalam kornea)



Sesobek kertas dalam pikiran dan setumpuk warna jadi tumpuan.
Lewat kedalaman kornea hitamku aku mulai beradu dengan lupa dan meluapkan ingatan tentang wajah-wajah yang memimpikan senyuman sampai aku terantuk pada ujung pikiran... retak dengan celah yang tak terbilang dalamnya.

Sungguh aku mulai membubuhkan titik-titik yang kemudian menjerit berlarian karena kupaksa berkumpul sampai batas ubun-ubun, mereka memunculkan kebahagiaan, mereka membentuk bayanganmu, bayangku dan "bayang-bayang yang pecah dari keberadaan kita".
Bayangan yang sering aku terka dalam nyenyak tidurku, bayangan yang selalu bermain petakumpet denganku dan bayangan yang ingin aku peluk dalam wujud nyata.

Sayang seribu sayang, kita masih terperangkap dalam sesobek kertas ini.
Lewat permainan warna aku menjadi prisma dan kau adalah matahari sedangkan "bayang-bayang yang pecah dari keberadaan kita" adalah warna putih yang kita uraikan bersama..menjadi pelangi yang selalu menunjukkan kebahagiaan pada ujungnya.

Lalu aku mencampuradukkan sedikit gelap dan setetes terang, menimbang "sedikit lebih kurang" ukuran hingga keadaan tak lagi sumbang tapi seimbang dalam sudut penglihatan.

Tengah malam ini aku memandang sesobek kertas yang telah berganti rupa.
Ada aku, kau dan pelangi indah yang tergambar dalam kornea kita.
"Diamlah disini dihatiku sampai bila-bila masa"

Selamat malam Tuhan,
Disini kebahagiaan tengah aku rasakan.



Tuesday, January 10, 2017

Penulis Unknown

Puisi Hilang Identitas


HILANG IDENTITAS

Di sudut pagi yang mulai basi,
Mataku bercerita pada kepercayaan yang kau ingkari
Dan entah kenapa kau bertingkah seperti malam yang sungkan untuk membungakan mimpi.

"Ingatkah engkau pada perempuan dengan kornea bulatnya?"
Ia selalu menatapmu melalui jendela pikirannya,
Memikirkan apa yang tak pernah terlintas dalam benakmu
Dan Ini tentang sekerat hasrat bersama.

"Mengisi jangka hayat hingga tamat"
Kita semisal musim yang saling bergandengan,
Memberi perbedaan pada keadaan,

Menunjukkan setiap rasa yang berseberangan namun kita tetap harus berada pada kadar yang telah ditentukan.
Ibarat cemburu yang memisahkan antara cinta dan benci,
Kini aku melayang-layang nyaris patah hati.

Friday, January 6, 2017

Penulis Unknown

Artificial Intelligence


ARTIFICIAL INTELLIGENCE



Aku telah membuang semua cemburu dan benci dalam tong sampah dan aku telah menjadi "manusia jenis baru" yang bisa disejajarkan dengan sebuah robot yang terprogram.

Aku mentaati perintah tanpa membantah, menjiplak tanpa bertanya dan melaksanakan semua kewajiban Sebagaimana mestinya.
Selayaknya sebuah mesin aku tunduk pada kebutuhan.

Kini otak kananku berfungsi sebagai mesin fotocopy yang mampu menerima berlembar-lembar kertas dengan kata-kata yang harus aku gandakan dan jika suatu hari engkau bilang "CINTA" akupun menjawabnya persis seperti perintah yang kau letakkan diatas "kaca pembaca".

Cinta yang keluar dari tubuhku dengan aroma yang segera menguap pudar ditampar udara.

Seperti membakar kulit pada tubuh manusia hidup, kini aku telah berganti rupa, mengganti tampilan dan aroma, bukankah kecantikan hanya selapis kulit?

Sedangkan yang selapis itu telah terbakar habis dan pada lapisan kedua aku nyaris sempurna walau aku kehilangan semua kekukaranganku sebagai "manusia biasa" atau tepatnya "perempuan dengan segala manja".

Aku bisa mencintai siapa saja dan apa saja tergantung apa yang terletak diatas "Kaca Pembaca"

Aku mesin yang mencintaimu tanpa cemburu buta karena aku sudah tidak punya mata dan juga mata hatiku telah kubenamkan juga pada otak kiriku.

Aku berterimakasih jika kau mampu memilihkan satu karakter yang dominan hingga aku mempunyai identitas tetap sebagai ukuran.

"Keindahan yang merayau-rayau dalam pikiran"

Aku tenggelam dalam keabadian



Sunday, November 15, 2015

Penulis Unknown

Surat Cinta Mbeling



Surat Cinta Mbeling

Engkau adalah lelaki dengan segudang pengetahuan melebihi aku, dan setiap senyuman yang kau lontarkan tak mampu aku terjemahkan melalui kata tetapi mampu aku nikmati melalui rasa. Kau telah membuat yang rumit menjadi begitu sederhana dan yang sederhana menjadi begitu mudah.

Aarghh...
Aku bagai segulung benang yang menggelinding sesuka hati mencari kusut sendiri
Entahlah aku tak ingin membunuh benih-benih rasa yang menjamur dimusim pancaroba
Ini adalah malam dimana bulan mengerlip memainkan kilatan cahayanya dan memanjakan mata penikmatnya

Aahhh…
Ibarat pelukis aku hanya mampu memainkan warna-warna diatas kanvas dan kau hanya terdiam menerimanya tanpa memberikan kerelaan dimana harus kuletakkan merahku atau putihku.
Tahukah kau bahwa saat ini aku begitu keras membayangkanmu dan setiap lekuk wajahmu dan mencoba mengumpulkannya melalui titik membentuk garis
Aku bukan penyair atau perangkai kata, sejujurnya aku hanya wanita biasa yang sering kehabisan kata
Jika aku dihadapkan pada rasa, aku juga tahu kau tak akan membaca ini

Aku ingin sekali mendefinisikanmu tidak dalam "KEADAAN NGAWUR" sayangnya aku lupa untuk siapa kutujukan
Coba kalau aku ingat pasti namamu telah kutulis penuh diatas Wall-ku sebagai penjamin utang-utangku.




Friday, April 10, 2015

Penulis Unknown

CINTA


CINTA....
Satu kata penuh makna dan sejuta rasa...
Mungkin hanya sebagian orang dapat mengenal akan arti CINTA yg sesungguhnya...Bahkan
Hingga kini kucoba untuk mengartikan apa sesungguhnya itu CINTA tak jua menemui jawabnya...

Semua yg kurasa bagaikan sang bayu yg berhembus menyibakkan rambut ku...
Dapat kurasakan namun tak dapat kulihat,semua semu dan hampa....

Rasa CINTA yg selama ini kupertahankan dan ku jaga ternyata sia~sia...
Ku tak kuasa lagi menahan terpaan badai yg selalu mengguncang perahu kecilku....
Kucoba tuk kembangkan layar agar perahu kecilku tak kandas sebelum sampai didermaga...
Namun kurasa itupun sia~sia...

Perahu kecilku semakin terombang ambang tak menentu....
CINTA... Adilkah ini untukku...